MENYUSURI WISATA TUA DI YOGYAKARTA


Jalan-jalan di Jogja memang tak ada habisnya, bisa menghabiskan berhari-hari untuk sekedar menikmati keindahan kotanya, alamnya, atau budayanya.

Yogyakarta terkenal bukan hanya karena kota pendidikan, atau kota budaya namun juga dikenal sebagai kota wisata karena sudah mendarah daging di setiap insan yang ingin berkunjung ke Jogja.

Sudah pernah jalan-jalan di Malioboro ?, Iya mungkin jawabannya, icon dari yogyakarta yang terletak di pusat kota, sudah menjadi kegiatan wajib dan jangan ketinggalan untuk mengunjungi malioboro.

Namun, Yogykarta tak hanya dengan Malioboronya saja, banyak tempat wisata yang patut juga untuk dikunjungi. Bergeser ke selatan dari Malioboro, wisata kota tua di Yogyakarta yang terkenal, yaitu Kotagede. Tempat ini tak kalah menariknya dengan Malioboro, karena di daerah ini terdapat spot-spot yang bernilai sejarah tinggi dan juga terdapat kerajinan perak yang sangat terkenal.

Tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah di Yogyakarta

1. Keraton Mataram

Keraton Mataram adalah pusat pemerintahan kerajaan Mataram Islam semenjak sebelum Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo. Keraton Mataram ini berbeda sekali dengan Keraton hari ini yang dipakai oleh keluarga Kerajaan Sultan Hamengku Buwono.

2. Masjid Agung Kotagede

Masjid Agung yang merupakan masjid tertua yang ada di Yogyakarta. Masjid ini merupakan peninggalan bersejarah dari Kerajaan Mataram Islam. Disekitar kompleks masih terdapat tempat wisata yaitu pemandian Sendang Kakung dan Sendang Putri.

3. Makam Raja Mataram

Masih dalam satu kompleks dengan masjid agung mataram, juga terdapat makan raja mataram. Raja-raja yang pernah berkuasa ketika Kerajaan Mataram Islam tengah berjaya. Mulai dari Ki Gede Pemanahan dan Panembahan Senopati, beserta keluarganya juga dimakamkan di kompleks makam tersebut. Ketika berkunjung ke tempat ini Wisatawan diharapakan tidak diperkenankan memakai perhiasan emas ketika masuk ke makam. Dan Wisatawan harus memakai baju adat jawa untuk masuk ke makam.  

4. Rumah Tradhisional Jawa

Di kawasan Kotagede masih terdapat lebih dari 150 rumah tradhisional adat Jawa. Selain menjadi tempat tinggal atau dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan, sejumlah rumah tradisional Jawa di Kotagede juga kerap menjadi lokasi tujuan wisata para turis, baik lokal maupun mancanegara. Gaya arsitektur rumah tradisional Jawa yang khas dan unik, dengan kandungan nilai filosofisnya yang tinggi, memang selalu menjadi daya tarik tersendiri.

Setelah menyusuri tempat sejara di Kotagede, tak lengkap jika tidak menikmati makanan khas dan oleh-oleh dari Kotagede, diantaranya :

1. Restoran omah dhuwur

Menu disini banyak yang asli Indonesia yang berlokasi di jalan Mondorakan No. 252 Kotegede, Kota Yogyakarta, Omah Dhuwur menempati bangunan bergaya klasik, restoran yang setiap harinya buka dari pukul 11.00 hingga 22.00 ini menu makanan dapat anda nikmati mulai dari harga Rp.15 ribu.

2. Pasar Legi Kotagede

Ingin merasakan berbagai makanan di Pasar Legi Kotagede inilah tempatnya. Sesuai dengan namanya Legi, aktivitas pasar akan padat dilakukan disini ketika hari Legi di penanggalan Jawa.

Ingin membawa oleh-oleh dari Kotagede ?

1. Rumah Coklat Monggo

Setelah lelah berkeliling, mampirlah membeli cokelat Monggo. Pusat cokelat spesial buatan bule yang jatuh cinta dengan budaya Jogja ini memang ada di Kotagede. Selain showroom, kalian juga bisa melihat proses produksinya di sana.

2. Kerajinan Perak

Di sekitar Jalan Kemasan serta Jalan Mondorakan, dapat dijumpai deretan toko yang menjual berbagai macam kerajinan perak di kanan serta kiri jalan. Jumlah toko kerajinan perak ditempat ini sekitar lebih dari 100 toko.

Sekian semoga bermanfaat.

© 2015 Satya Graha Hotel